SERDA ZULKARNAEN (SERTIFIKAT DAN II KOKKIWON DARI KOREA) LATIH TAEKWONDO

Serda Zulkarnaen, Babinsa Sidodadi Kec. Sidomulyo Kab Lampung Selatan melatih Taekwondo kepada 105 orang siswa-siswi SMA Negeri 1 Sidomulyo dan remaja di Wilayah Kec. Sidomulyo.

Saat ditemui Anggota  Koramil 421-07/SDM tersebut mengungkapkan bahwa dirinya adalah mantan Atlit Taekwondo dengan sertifikat DAN ll Kokkiwon dari Korea, pernah menjadi pelatih Kejurnas Porprov Aceh 1996, dan pernah menjadi wasit Taekwondo Nasional. Membawa 2 orang Atlit  1 pria dan 1 putri dikelas bantam dan berhasil mendapatkan 1 medali emas atas nama lukman hakim.  Saat itu Serda Zulkarnaen sempat mendapatkan apresiasi dari ketua PBTI Bapak Letjen (purn) Harsudiono Hartas dan Ketua umum Koni Pusat Bapak Jendral purn Wismoyo Haris Munandar dikarenakan ditahun tahun sebelumnya jangankan meladi emas, perunggu saja sulit didapat oleh altit  dari  Aceh,  hal tersebut manjadi kebanggaan besar bagi Pak Wismoyo didepan banyak media kala itu beliau berkata, “ternyata anak buah saya yang mampu merubah atlit Aceh”.

Dari kilas cerita tersebut Serda Zulkarnaen meskipun usianya sudah mendekati  setengah abad, namun jiwa atlet masih menyemangatinya untuk tetap berbagi ilmu yang bermanfaat  bagi lingkungan  sekitarnya dengan motto pribadinya  kita tidak boleh menyerah demi untuk menyelamatkan anak bangsa”. Peralatan latihan taekwondo sementara banyak dibeli dari uang tabungan Serda Zulkarnaen.

   

Kata Serda Zulkarnaen, “saya melatih  taekwondo  kepada anak-anak sekolah dan remaja dengan harapan mereka mempunyai kegiatan positif dengan belajar beladiri secara benar untuk menyalurkan jiwa muda mereka dalam kegiatan olahraga  taekwondo. Selain itu secara khusus saya juga melatih anak2 yang berbakat untuk bisa bertanding pada kejuaraan hingga tingkat Nasional.  Sementara ini saya menjadi pelatih di SMA 1 Sidomulyo, namun anak-anak yang ikut latihan bukan dari Sekolah  itu saja.  Mereka yang ikut berlatih  tidak dipungut biaya kecuali untuk membeli Pakaian Taekwondo.” Katanya.

Program latihan sesuai standar PBTI dan  kegiatan latihan taekwondo tersebuta baru berjalan selama kurang lebih   2 bulan. Rencananya  pada tanggal 27 Agustus 2017 akan melaksanakan ujian kenaikan tingkat dari sabuk putih kekuning dan  Serda Zulkarnaen  akan menurunkan 5 orang altit binaannya untuk ikut seleksi sebagai altit Lampung Selatan dalam rangka menghadapi Porprov Lampung pada pertengahan nopember 2017 mendatang. Atlit yang akan diturunkan terdiri dari 3 putri dan 2  putra kelas Din, Fly , Bantam dan Laik.

Semoga apa yang dilakukan Serda Zulkarnaen dapat menginspirasi kita semua untuk dapat memberi manfaat bagi lingkungan sekitar kita sesuai bidang  kemampuan  masing-masing. (Ddk).